Ukuran Cetak Infografik APBDes

Awalnya tidak mengira ini penting, tetapi ternyata banyak yang bertanya pada saya soal ini. Mau bikin infografik APBDes, tapi berapa ukurannya mas? hehe.. saya biasanya jawab, “terserah” ^_^

Ukuran Standar

Saya biasanya menggunakan ukuran standar blank page A4 ketika pertama kali mendesain sebuah infografik APBDesa. Alasannya sederhana, karena default setting jadi ga bikin ribet. Namun demikian tentu ukuran akan saya sesuaikan jika desain tersebut akan dicetak.

Jadi gini, pertama, buat desain infografik default sesuai kebiasaan mendesain masing-masing. Saran saya posisi kertas kerjanya potrait jangan landscape. 

Lalu jika ingin dicetak ke media print digital berupa poster, standing banner, baliho dll, maka desain tersebut menjadi dasar untuk kita sesuaikan dengan ukuran media cetaknya.

Indoor

Untuk kebutuhan dalam ruangan, seperti di dalam kantor desa atau gedung pertemuan, infografik APBDes dapat dicetak dalam bentuk (1) poster (2) standing banner (3) roll-up banner.

(1) Poster Indoor

Biasanya poster dalam ruangan, secara ukuran tidak perlu terlalu besar. Bisa saja dicetak seukuran kertas A4, atau sering disebut “kertas HVS” yakni 21 x 29,7 cm.

poster-infografik-apbdesa-dermaji-2017-dibaca-warga-TDK-soep
poster infografik APBDesa Dermaji 2017

Karena full color, saran saya tentu jangan di print di kertas HVS 70 gram biasa, modal sedikit lah, cetak di kertas art paper atau ivory dengan berat lebih dari 100 gram. Lalu bisa ditempel di dinding, kaca atau papan pengumuman di dalam ruangan.

(2) Standing Banner

Nah, yg kedua ini biasanya Anda temui di kantor Bank atau perusahaan swasta. Banner berdiri (standing banner) dengan ukuran 60×160 cm bisa digunakan untuk menghiasi ruangan kantor balai desa atau gedung pertemuan desa, dengan konten infografik APBDesa, kan ciamik.

Standing banner, biasanya juga disebut X-banner atau Y-Banner. Mengacu pada jenis tiang penyangga di belakang banner-nya, ada yg bentuk huruf X dan Y. Ingat, ini standing banner, bukan nama Tobot, animasi kegemaran anak jama sekarang.

Salah satu kelebihan standing banner ini adalah ringan dan portabel. Cukup praktis jika mau dipindah tempat atau bahkan dibawa ke luar ruangan. Kelemahannya adalah kadang kurang kuat menahan angin, apalagi jika ada angin kencang dari luar ruangan, ketika turun hujan disertai angin misalnya.

(3) Roll-up Banner

Alternatif lainnya adalah roll-up banner. Nah ini sejenis standing banner tapi bukan dipasang di rangka tiang X atau Y, melainkan dari gulungan banner di bagian bawah lalu ditarik keatas dan ditahan dengan satu tiang penyangga di belakangnya.

Ketika tidak digunakan, maka banner dapat dilepas, tiangnya pun dapat dilipat dan disimpan di dalam tempat gulungan banner di bagian bawah. Sangat praktis untuk keperluan mobile. Lebih elegan juga dibandingkan dengan X-banner atau Y-banner.

Ukuran Roll-up banner rata-rata 60×160 cm untuk versi kecil dan 120×200 cm untuk versi medium. Versi lebih besar masih ada lagi, tersedia berbagai ukuran.

Outdoor

Selain indoor, infografik APBDesa juga saya rekomendasikan untuk dicetak dan dipajang di luar ruangan agar lebih banyak masyarakat yang membacanya dengan mudah.

(1) Baliho

Untuk baliho, ukuran standar yang menurut saya cukup adalah 2 x 3 meter. Gunakan skala 2:3 untuk membuat desain infografik yang akan dicetak outdoor, ukuran cetaknya bisa berapa saja, sesuai dengan kebutuhan dan selera, atau kesepakatan di kantor Desa.

Dengan ukuran skala 2:3 ini warga akan lebih mudah membaca, Insya Allah sudah saya buktikan sendiri sejak tahun 2016.

baliho infografik infografis APBDes APBDesa Melung 2017 cetak banner outdoor TDK soep
baliho infografik APBDesa Melung 2017

(2) Billboard

Kalau ini, untuk Desa yang memiliki anggaran cukup longgar, sambil promosi potensi desa, mungkin bisa diselipkan informasi APBDesa juga, sebagai bentuk transparansi publik.  Billboard adalah papan reklame yang biasa kita lihat di pinggir-pinggir jalan perkotaan.

Ukuran billboard sangat beragam, tapi saran saya yang standar adalah skala 1:2, atau jika ada penyedia billboard yang punya ukuran skala 2:3 tinggal gunakan desain baliho.

Jika billboard vertikal skala 1:2 maka untuk billboard horizontal gunakan skala 2:1 atau sesuaikan dengan keadaan billboard dari penyedia reklame.

infografik APBDes ukuran cetak

Demikian ulasan saya seputar ukuran cetak infografik APBDesa. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s